Situs Trend Indonesia

Media Informasi Viral Content Indonesia

Disiplin dengan Time Out Bagian 2

Disiplin dengan Time Out Bagian 2

2. Nonexclusionary Time Out Anak yang melakukan perilaku bermasalah tidak dibawa ke ruangan lain, melainkan tetap berada di ruangan yang sama dengan penguat positif tersebut. Misal: ketika ada tiga anak, yaitu A,B, dan C sedang bermain menyusun balok, tiba-tiba si A merusak bangunan balok B dengan sengaja. Orangtua dapat membawa si A ke sudut ruangan dan menyuruhnya duduk serta menunggu sampai batas waktu tertentu. A masih berada di dalam ruangan yang sama dimana teman-temannya berada, namun ia dijauhkan dari mainan balok dan hanya dapat melihat temantemannya yang sedang bermain.

Sesuai Karakteristik Batita

Pelaksanaan time out pada batita harus disesuaikan dengan karakteristik usia batita demi menghindari terjadi perilaku yang tidak mengenakkan, seperti: memukul, melempar barang, atau berteriak. Di usia batita umumnya anak belum bisa mengontrol amarah. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan:

1. Pertahanan ego. Batita umumnya sudah memiliki mekanisme pertahanan ego. Hal ini muncul karena ketidakmampuan anak melihat suatu hal dari sudut pandang orang lain. Oleh karena itu, ia perlu dijelaskan sebab akibat dari perilaku yang dilakukannya dan tentang apa yang akan terjadi pada dirinya.

2. Kemampuan bahasa batita. Rata-rata batita memiliki 50 kosakata, mulai bicara dengan kalimat sederhana berisi tiga kata dan mulai mempelajari tata bahasa dari orangtuanya. Oleh karena itu, saat menjelaskan kepada batita perihal time out, gunakan kata yang sederhana, singkat, dengan istilah yang dikenalnya. Posisikan tubuh berlutut atau duduk di kursi kecil saat berbicara kepadanya sehingga pandangan mata kita sejajar dengannya. Berikan pujian untuk mendorongnya meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi.

Dan ketika sudah beranjak besar nanti berikan anak keterampilan dalam berbahasa asing lain, seperti bahasa Jerman. Dengan mengikuti program pelatihan di tempat les belajar bahasa Jerman Tangerang, dijamin anak akan lancar dan mahir dalam berbahasa Jerman dalam waktu singkat.

3. Senang bergerak. Jangan lupa, di saat ini anak memiliki keingintahuan yang besar dan ingin selalu mencoba hal baru sehingga terkesan enggak bisa diam.


Info Disiplin dengan Time Out Bagian 2 di Situs Trend @SCWDS.ORG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*