Situs Trend Indonesia

Media Informasi Viral Content Indonesia

Disiplin dengan Time Out

Disiplin dengan Time Out

Time out bukan hukuman, melainkan strategi untuk mengajari anak-anak mengendalikan diri dan menenangkan diri mereka sendiri. Awalnya, Mama gembira saat Rasya (2) mulai aktif mengeksplorasi sekitar rumah. Menjelajah hingga ke sudut-sudut ruangan. Namun belakangan Rasya sulit dikendalikan. Ia mulai merambah ke “wilayah terlarang” karena banyak terdapat berbagai benda elektronik. Mama bimbang, langkah apa yang seharusnya dilakukan agar dapat memberikan pembelajaran tentang kedisiplinan. Mama tak ingin asal melarang karena bisa mematahkan minat eksplorasi si gadis cilik. Mama tak mau itu karena bukankah eksplorasi akan membuat anak lebih cerdas? Akhirnya, saat Mama bertemu dengan kawannya yang psikolog, Mama dikenalkan dengan teknik time out sebagai salah satu cara mendisiplinkan batita. Seperti apa itu?

Pengertian Time Out

Time out adalah suatu kondisi seorang anak dikeluarkan dari situasi yang menyenangkan karena melakukan perilaku kurang baik. Hasilnya, diharapkan ada penurunan perilaku (buruk) tersebut di masa depan. Jadi, time out boleh dibilang merupakan cara efektif mendisiplinkan anak. Time out bukan hukuman, melainkan strategi untuk mengajari anak mengendalikan diri dan menenangkan diri mereka sendiri. Strategi ini juga melatih anak belajar mengatur pikiran dan perasaan, sampai siap mengungkapkan dengan baik kepada orangtuanya. Dengan time out, anak berlatih bersabar dan mengerti konsep bertanggung jawab atas perilaku mereka. Sejak usia batita, anak sudah dapat diterapkan cara berdisiplin ini.

Dua Cara Time Out

Umumnya, time out dibagi menjadi 2 cara:

1. Exsclusionary Time Out Anak yang melakukan perilaku bermasalah dibawa ke ruangan lain dan dijauhkan dari sumber penguat positif. Contoh: ketika anak menolak mandi karena asyik nonton teve, orangtua dapat menerapkan exsclusionary time out dengan cara membawa anak menjauhi teve yang ada di ruang keluarga dan menyuruhnya masuk ke dalam kamar untuk duduk selama beberapa saat.

Mendidik anak menjadi pribadi yang tepat waktu dan tidak malas memang butuh waktu dan masing-masing anak berbeda-beda. Namun untuk anak yang ingin mahir dalam hal berbahasa asing bisa mengikuti program di tempat kursus pelatihan berbahasa Jerman Bandung.


Info Disiplin dengan Time Out di Situs Trend @SCWDS.ORG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*