Posted on

 

Presentasi

Malu karena presentasi tidak lancar?

Pasti gatel banget kan rasanya? Sudah mempersiapkan presentasi sebaik mungkin, eh giliran maju kedepan malah tidak sesuai yang diharapkan.

Anda pasti berpikir “sakitnya merasakan kalimat ‘ekspetasi tidak sesuai dengan realita’ “.

Pernah meneliti apa saja alasan presentasi Anda bisa tidak lancar?

Sebelum Anda menemukan solusinya akan lebih baik jika Anda menemukan apa faktor penghambat presentasi Anda.

Langsung saja scrool ke bawah dan Anda bisa langsung tahu akar penyebab kenapa Anda bisa gagal dalam menjalankan sebuah presentasi yang lancar.

4 Faktor Penghambat Presentasi Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Menemukan Solusinya

  • Nerveous Dan Tidak Mendapat Perhatian Audien

Gugup

Bilangnya pasti mudah sekali, nerveous.Alasan yang sangat klise memang, tapi kebanyakan orang merasakannya, termasuk Anda pastinya.Memang sangat menyebalkan ketika Anda tadinya merasa baik-baik saja dan tiba saat Anda tampil Anda merasakan gugup yang luar biasa, seperti gemetaran atau bahkan perut terasa mulas.

Hal tersebut bisa saja terpicu saat Anda melihat audien yang akan Anda hadapi nantinya, seperti gugup sampai bingung bagaimana menemukan cara agar nanti audien dapat mengerti dengan apa yang Anda terangkan, agar tidak bosan, dan masih banyak lagi tentunya.

Ini memang faktor internal yang sangat sulit untuk dihindari, bahkan orang yang sudah terbiasa presentasi pun juga pasti merasakan yang namanya gugup, tapi bedanya apakah mereka bisa mengatasinya atau tidak.

Untuk orang yang terlatih pasti segera melupakan rasa gugup itu dan langsung bangkit untuk tampil ke depan.Tapi untuk orang yang masih awam?Tentu butuh yang namanya tenaga dalam untuk mengatasi hal tersebut.

Solusi :

Tapi tidak perlu dipikirkan begitu dalam, Anda bisa menganinya terlebih dahulu dengan menarik nafas panjang, yakin pada diri sendiri, serta mengetahui latar belakang audien terlebih dahulu.Ini bertujuan agar Anda bisa menangani bagaimana caranya Anda bisa bertindak atau berbicara seperti yang audien harapkan.

Anda bisa bertindak di depan audien dengan melakukan pendekatan yang mengasyikkan, jangan langsung pada materi.Hal tersebut tentunya akan membuat audien kaget karena harus langsung menyerap materi yang Anda terima, cobalah untuk berbicara dengan sedikit diselingi humor, itu akan membuat suasana menjadi lebih cair dan perhatian audien akan tertuju pada Anda sekaligus mengurangi rasa gugup Anda, karena telah berhasil mendapatkan perhatian mereka.

  • Belum Cukup Menguasai Materi

materi belum dikuasai

Yang namanya presentasi pasti Anda berusaha keras untuk bisa menguasai materi tersebut bukan?

Anda pasti akan terus mengolah informasi yang berkaitan dengan materi tersebut, mulai dari membaca buku yang berkaitan dengan presentasi, berkonsultasi dengan yang ahli dan berbagai macam cara yang dilakukan.

Tapi apakah Anda sudah menguasai materi yang ditinjau dari sudut audien Anda? Anda tidak tahu nantinya audien akan bertanya soal apa yang berkaitan dengan materi Anda, misalnya auiden bertanya soal presentasi Anda yang berkaitan dengan profesi mereka.Nah, dan jika Anda belum tahu profesi mereka dari awal tentunya Anda akan langsung kalang kabut untuk menjawab pertanyaan tersebut bukan?

Solusi :

Sepertinya Anda sudah bisa mencari solusi sendiri, jika ditinjau dari sudut pandang saya pribadi, akan lebih baik jika Anda juga mempelajari materi Anda dan dikaitkan dengan audien Anda.Atau dengan kata lain, Anda juga harus bisa berperan seolah-olah Anda ini adalah audein, jadi Anda sekiranya bisa tahu nantinya soal seperti apa yang akan audien tanyakan kepada Anda.

Dan yang lebih penting, seperti yang diketahui di atas Anda memang harus mengenali audien Anda terlebih dahulu, agar nantinya proses penyampaian materipun bisa semakin mudah.

  • Kurang Berlatih

berlatih di depan cermin

Mungkin ada yang mengira bahwa presentasi hanyalah sekedar menyampaikan materi di depan audein seperti yang sudah tertera dalam slide presentasi.Tapi tentunya itu hal yang salah, jangan hanya mengandalkan membaca saja, jika Anda menerangkan presentasi Anda dengan cara membaca saja tentunya akan terasa sangat monoton dan audien bosan dengan Anda.

Itu bisa saja terjadi karena Anda kurang berlatih, berlatih untuk terlihat seasyik mungkin saat menyampaikan materi, berlatih untuk menanggapi audien dan lain-lain.Poin ini memang cenderung hampir sama dengan poin pertama.

Solusi :

Solusi yang diterapkan juga hampir sama atau bahkan sama dengan poin pertama, Anda harus berlatih terlebih dahulu sebelum melakukan presentasi, seperti melatih cara biacara Anda atau Anda bisa melakukannya dengan bicara didepan cermin, dengan seperti itu Anda bisa langsung melihat seperti apa gerak-gerik atau mimik Anda saat presentasi dan jika ada yang kurang Anda bisa langsung memperbaikinya.

Jangan menghindari kontak mata antara Anda dan audein, jika Anda marasa sangat gugup untuk menatap mata mereka, Anda bisa melihat dahi mereka, itu bisa menjadi solusi agar Anda terlihat menatap ke arah audein.

Jangan terlalu memaksakan diri saat berlatih, ikuti alurnya sealami mungkin, Anda harus menekankan bagian yang sekiranya sangat penting saja, karena jika Anda tekankan semua harus sesuai dengan ekspetasi Anda hal itu malah bisa membuat Anda blank saat tampil ke depan secara langsung saat melihat audein.

  • Tampilan Slide Yang Tidak Menarik

slide presentasi tidak menarik

Materi presentasi yang akan Anda tampilkan harus Anda desain sebaik mungkin, kenapa?

Karena perhatian audien untuk yang pertama pasti langsung tertuju ke arah slide presentasi yang Anda berikan kepada mereka.Jadi sebisa mungkin untuk menarik perhatian awal audien dengan hal yang menarik.

Jika saja tampilan presentasi Anda tidak menarik sedari awal tentunya audien bisa langsung menduga bahwa Anda benar-benar tidak sungguh-sungguh dalam membuat sebuah slide presentasi.

Terutama jika tampilan slide Anda begitu membosankan dengan banyak teks, itu akan menimbulkan kesan penuh dan audien langsung merasa malas saat membacanya, terlebih lagi jika slide presentasi Anda terkesan berbelit-belit dan sulit dipahami, tidak usah menunggu waktu lama bagi audien untuk mengabaikan Anda.

Solusi :

Solusi yang bisa saya berikan kepada Anda tentunya untuk lebih memperhatikan kembali kondisi slide presentasi Anda, minta pendapat kepada salah satu teman Anda apakah tampilan presentasi Anda termasuk dalam kategori menarik atau tidak.

Jika belum, Anda bisa mulai memperbaikinya dengan mengurangi teks dalam presentasi Anda, berikan poin penting saja yang sekiranya harus audein baca sendiri dan sisanya bisa Anda jelaskan sendiri untuk itu kenapa penguasaan materi amatlah penting.

Juga pada bagian animasinya, tambahkan animasi sebagai pendukung slide Anda, jangan sampai terlalu banyak animasi, itu membuat tampilan presentasi Anda terkesan kekanak-kanakan dan tidak professional.

Sepertinya pembahasan yang saya berikan cukup sampai disini, sepertinya Anda juga bisa meminta pendapat kepada saya soal masalah terakhir tersebut.Tapi walaupun Anda tidak meminta saya tetap akan memberikannya.

Anda bisa mulai belajar  melatih skill mendesain presentasi Anda di Training Presentasi Toko Presentasi.Ada berbagai macam tawaran menarik untuk Anda yang pastinya akan sangat bermanfaat untuk presentasi Anda ke depan.

Segera tampilkan presentasi terbaik Anda dengan belajar disini.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *